Bukan berarti mata itu tidak diketahui oleh sel imun tetapi mata memiliki semacam perlidungan dan aturan ketat yg membatasi , jadi bukan tidak tahu melainkan diisolasi dan ditekan. Sistem kekebalan tubuh sebenarnya tahu bahwa mata ada, tetapi mata menerapkan kebijakan “pembatasan ketat” terhadap aktivitas sel imun
Jaringan mata (seperti retina) sangat halus dan tidak memiliki kemampuan regenerasi yang tinggi. Jika sel darah putih atau reaksi peradangan imun bertindak agresif seperti di bagian tubuh lain, peradangan tersebut justru bisa merusak jaringan mata dan menyebabkan kebutaan
Mekanisme Ocular Immune Privilege: Tubuh melindungi mata menggunakan sawar darah-mata (blood-retina/blood-aqueous barrier), molekul imunosupresif di dalam cairan mata, serta sel T regulator yang secara aktif meredam respon peradangan
Apa akibatnya jika sawar ini rusak? Jika terjadi cedera parah atau trauma pada satu mata sehingga protein mata terpapar langsung ke aliran darah sistemik, sistem imun bisa “mengenali” protein tersebut sebagai benda asing. Hal ini dapat memicu kondisi berbahaya bernama sympathetic ophthalmia, di mana sistem imun berbalik menyerang kedua mata (termasuk mata yang sehat).