Mereka sama sama dari kelas Arachnida (berkerabat dengan laba laba)

Bentuk Ekor

-Ketonggeng punya ekor panjang,tipis,dan menyerupai cambuk / pecut di belakang tubuhnya

  • Kalanjengking ekornya beruas-ruas yang melengkung ke atas /ke bagian punggung dengan ujung sengat tajam

Racun dan Bisa

Ketonggeng tidak berbisa, jika merasa terancam dia menyemprotkan cairan asam asetat yang berbau seperti cuka dari kelenjar perutnya

Kalajengking Berbisa ekornya mengamdung racun yang disuntikan melalui sengat

Klasifikasi Ilmiah

  • Ketonggeng masuk ke dalam ordo Thelyphonida (atau Uropygi) sering dijuluki sebagai kalajengking cambuk

  • Kalajengking masuk ke ordo Scorpiones

Dampak ke manusia

  • Ketonggeng tidak berbahaya bagi manusia,mereka sangat berguna sebagai pengendali hama alami karna memangsa kecoa,jangkrik,dan rayap

  • Kalajengking sengatanya bisa menyebabkan rasa sakit hebat,bengkak,alergi bahkan bisa mematikan manusia di beberapa spesiesnya

Habitat dan perilaku

  • ketonggeng suka sembunyi di tempat lembap dan gelap kaya di bawah batu,kayu lapuk,tumpukan sampah, aktif berburu di malam hari,cenderung menghindar atau mundur saat bertemu manusia

  • Kalanjengking suka hidup di area kering,gurun atau tempat tersembunyi yang lembap, defensif dan siap menyerang dengan sengatanya

Ketonggeng (kalajengking cambuk, ordo Thelyphonida)

Kalajengking hutan Asia (Heterometrus spinifer)