Semakin kecil chip seperti 3nm atau 2nm semakin bisa lebih cepat dan hemat karena jarak tempuh listrik lebih pendek, butuh daya lebih kecil, dan lebih sedikit panas yang terbuang

  1. Jarak tempuh lebih pendek Chip berisi jutaan sakelar kecil bernama transistor, fungsinya seperti jembatan yang menyala atau mati untuk mengirim data, bayangkan listrik sebagai kurir yang berlari, jika ukuran chip diperkercil, jarak antar gedung (transistor) menjadi semakin dekat, kurir tidak perlu berlari jauh, sehingga data lebih cepat sampai

  2. Listrik yang digunakan lebih sedikit Transistor ukuran kecil membutuhkan voltas atau daya listrik rendah untuk menyala dan mati, ibarat menyalakan lampu, lampu yang kecil membutuhkan daya listrik jauh lebih sedikit dibandingkan lampu besar

  3. Berjalan lebih dingin dan efisien dalam fisika kelistrikan, energi yang terbuang saat berpindah disebut kapitansi. karena ukuran komponen lebih kecil, nilai kapasitas simpan dan voltasi turun drastis, hasil akhirnya energi yang terbuang menjadi sangat sedikit dan chip tidak cepat panas

Hukum moore dan kepadatan transistor

luas area chip tetap sama, namun ukuran komponen di dalamnya mengecil hasilnya adalah produsen chip bisa menjejalkan miliaran komponen baru ke dalam ruangan yang sama, tren industri ini memprediksi jumlah transistor dalam chip akan berlipat ganda setiap 2 tahun

dulu tahun 1971 chip intel menggunakan teknologi 10.000 nanometer dan hanya memuat 2300 transistor, sedangkan kini chip modern menggunakan teknologi 3nm atau 2nm dan mampun menampung 100miliar transistor di dalam ukuran kuku jari kita.

apa manfaatnya ?

  1. otak lebih cerdas : cip bisa memperoses banyak tugas rumit secara bersamaan
  2. fitur lenbih banyak: modul keamanan, modern 5g dan memori bisa disatukan lngsung dalam satu chip