Laser Assisted in Situ Keratomileusis adalah prosedur bedah refraktif menggunakan laser untuk membentuk kembali kornea mata. tujuanya buat memperbaiki kelainan penglihatan seperti rabuh jauh (miopia), rabun dekat (hiperopia), dan silinder (astigmatisme)

Cara kerja

  1. dokter membuat sayatan tipis atau penutup pada permukaan kornea
  2. sinar laser khusus (excimer laser) memahat dan mengubah kelengkungan jaringan kornea di bawahnya
  3. cahaya yang masuk ke mata kini dapat terfokus secara tepat di atas retina
  4. proses cepat hitungan menit per mata umumnya tanpa rasa sakit

Teknis tentang memahat

Secara teknis excimer laser tidak memahat kornea seperti pisau ukur melainkan menggunakan prinsip ablasi foto, laser ini memutus ikatan molekul jaringan kornea secara instan tanpa menghasilkan panas sehingga jaringan menguap secara presisi tanpa merusak sel di sekitarnya

  • laser pancarin sinar uv
  • energi foton langsung memutus ikatan karbon pada jaringan stroma kornea
  • penguapan mikro jaringan padat kornea langsung berubah jadi gas (menguap) sekkian mikro per tembakan
  • komputer melacak gerakan mata pasien ribuan kali per detik memastikan tembakan laser tetap akuran pada target meskipun mata bergerak

Intinya lasik itu metode menguapkan jaringan kornea, atau merapikan kornea sesuai dengan jenis problem, agar cahaya jatuh tepat di retina, kalau rabun jauh berarti kornea agak didatarkan, kalau rabun dekat kornea agak cembung