Amerika serikat menjadi negara pertama yang berhasil membuat roket yang berhasil menerbangkan manusia ke bulan, pada tahun 1969 dengan roketnya yang bernama saturn v, tingginya 111 meter dengan bobot saat penuh mencapai 2800 ton. sampai sekarang roket mereka dijuluki sebagai roket terkuat yang pernah dibuat manusia, dibalik roket yang canggih itu terdapat fakta yang jarang diceritakan yaitu amerika “menyelundupkan” ribuan ilmuan jenius dari jerman yaitu werner von braun, memang sesulit apa membuat roket ?

Pertama buat roket bisa lepas dari gravitasi bumi, roket harus meluncur belasan kali lebih cepat dari peluru, roket itu berat, saat lepas landas bisa ribuan ton setara ratusan gajah, oleh karena itu butuh banyak tenaga, untuk menghasilkan tenaga yang besar perlu bahan bakar yg banyak juga, semakin banyak bahan bakar menambah beban juga dan jadi lingkaran setan.

Ada guru matematika di kota kecil di rusia yang yakin manusia ga bisa terjebak di satu planet kalau mau terus berkembang, dari perhitungan dia, setelah roket lepas landas, tangki harus terus dibawa yg mana membawa beban tambahan saja, ide awal tersebut tidak disambut banyak orang karna terbit juga di jurnal yang tidak terkenal, namun belasan tahun kemudian tahun 1919, generasi ilmuan muda soviet membaca ulang karya bapak itu, merancang roket yang bisa membuang tangki saat sudah tidak terpakai alias sudah habis bahan bakarnya, oleh karena itu sisa roket di paling atas bisa tetap melaju jauh karna beban semakin ringan.

namun hal itu memicu masalah baru, sampah roket dan biaya produksi roket jadi menggila karna setiap diterbangkan artinya harus ganti ganti tangki terus menerus, perusahaan milik elon musk spaceX membuat konsep roket yang bisa dipakai berulang kali sehingga biaya pembuatan roket bisa turun drastis 5 kali lipat.

ilmuwan terus mengembangkan tekonolgi roket, mulai dari diterbangkan seprti ketapel, memanfaatkan tenaga dari sinar laser, sampai meledakkan nuklik kecil kecil beruntun secara perlahan, di masa depan mungkin akan ada roket di depan rumah kita saat teknologi sudah sangat maju dan biaya produksi roket jadi bisa jauh lebih terjangkau.