Berpikir literally dapat berpengaruh terhadap otak secara fisik (artinya bisa mengubah struktur otak) menjadi lebih baik, beberapa manfaat tersebut diantaranya
-
Neuroplastisitas, otak membangun jalan raya baru Otak akan melakukan mekanisme use it or lose it artinya otak akan memperkuat hubungan antar neuron (sinapsis) yang sering dipakai dan melemahkan yang jarang dipakai, makanya kalau mikir, mencoba hal baru, belajar , otak akan membentuk jalur baru
-
Membangun Cognitive Reserve tameng melawan penurunan kognitif Orang yg terbiasa aktif secara mental sepanjang hidupnya (membaca buku, belajar bahasa baru, main musik,ngoding) cenderung mengalai penurunan kognitif yang lebih lambat di usia tua
-
Memori jadi lebih lengket Pada dasarnya memori adalah jejak koneksi neuro yang terbentuk lewat proses belajar,semakins sering informasi atau skill dipakai dan diualang, semakin kuat jejaknya, makanya sesuatu yang sering dipikrikan/latih jauh lebih mudah diingat dibadningkan yang cuma dibaca sekali lalu lupa.
-
Memicu produksi BDNF (Brain-Derived Neurotrophic Factor) BDNF ini semacam “pupuk” untuk neuron protein yang mendukung pertumbuhan dan kelangsungan hidup sel saraf, aktivitas yang menstimulasi otak terbukti meningkatkan kadar BDNF, terutama kalau dikombinasikan dengan aktivitas fisik (jadi belajar sambil jalan kaki/olahraga ringat ternyata ada dasarnya)
ranguman :
- membangun jalur baru di otak / neuroplastisitas
- membangun cognitive reserver (di usia tua jadi lebih tahan dari penurunan fungsi kognitif)
- Memori jadi lebih lengket
- produksi BDNF -> pupuk yang mendukugn pertumbuhan dan hidup sel saraf